Tips Membeli Mainan Edukatif Anak Sesuai Umur

mainan edukatif anak

Bagi si kecil, bermain tidak hanya menghabiskan waktu luang namun permainan yang pas dengan tahapan usia bisa memupuk serta melatih kemampuan gerak, sosial, dan intelektualnya. Jenis mainan anak yang pas dan tepat juga bisa membantu si buah hati dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri, koordinasi antara mata, otak, anggota gerak badan, dan juga melatih daya imajinasi dan kreativitasnya. Untuk itu, membelikan mainan yang tepat begitu penting. Saat berbelanja mainan, di samping mempertimbangkan tahap perkembangan dan faktor usia, para orang tua juga harus mempertimbangkan faktor keamanan. Para bunda direkomendasikan untuk memilih mainan edukatif anak dengan label non toxic atau tidak menggunakan komponen beracun.

Memilih mainan edukatif anak yang tepat untuk si kecil

Dewasa ini, sudah banyak sekali grosir mainan edukatif baik yang menawarkan produksi lokal ataupun impor dari negara lain. Perlu diketahui jika jenis mainan yang baik tidak hanya sesuai dengan tahapan perkembangan si kecil tapi juga bisa dimainkan dengan beragam cara sehingga bisa merangsang perkembangan mental, fisik, dan juga intelektual dengan cukup baik. Para orang tua sebaiknya menghindari jenis mainan yang jauh lebih tinggi dari usia perkembangan si buah hati karena bisa membuat mereka cepat frustasi saat tidak mampu menyelesaikan atau menggunakan permainannya. Hindari juga jenis mainan anak yang lebih rendah dari usia perkembangan karena berpotensi menyebabkan anak cepat bosan dengan mainan tersebut.

Anak-anak usia balita lebih cenderung membutuhkan variasi dalam permainan. Untuk itu, anda bisa memberikan alternatif mainan seperti krayon atau bola. Jenis mainan edukasi yang baik tidak dinilai dari harganya yang mahal, mainan dengan harga murah atau bahkan buatan orang tua sendiri mungkin saja malah membuat si kecil asik dan senang memainkannya. Selain mainan yang anda belikan, si kecil juga gemar bermain peralatan yang ada di sekitar rumah seperti alat-alat dapur, lemari, pintu, dan lain sebagainya. Pastikan benda-benda yang dimainkan anak-anak tidak berbahaya. Jangan berikan akses pada peralatan dapur yang tajam karena bisa menimbulkan resiko terluka, terbakar, ataupun tersedak.

Memilih mainan edukatif anak yang sesuai tahapan usia

• Usia lima belas – delapan belas bulan
Dalam rentang usia ini, anak-anak mulai mengeskplorasi lingkungan sekitar, mempunyai rasa ingin tahu yang sangat besar serta selalu mencoba mempelajari hal-hal baru di setiap kesempatan. Anda bisa memberikan mainan edukatif 1 tahun yang berupa buku kain warna dengan gambar berbagai macam binatang, krayon, permainan teka-teki sederhana, kotak makanan, dan lain sebagainya. Berhati-hatilah dengan mainan berukuran kecil seperti koin, krayon, dan lainnya karena mereka gemar memasukkan benda ke mulutnya.

• Usia dua tahun
Kemampuan berjalan si buah hati semakin membaik saat memasuki usia dua tahun. Sehingga, si kecil mulai mengeksplor bagian-bagian rumah dan gemar hilir mudik ke ruangan-ruangan yang ada di rumah. Berikanlah mainan anak 2 tahun edukatif yang bisa dilempar atau ditendang seperti bola. Kertas dan krayon untuk coret-coret atau mainan balok susun juga cocok untuk anak usia dua tahun. Bunda juga bisa memberikan mainan yang dilengkapi dengan lagu anak-anak, telepon mainan, dan lain sebagainya.

• Usia tiga tahun
Kontrol terhadap gerakan tangan dan mata sangat membaik di usia ini. Berikanlah mainan edukatif anak usia 3 tahun yang berupa mainan konstruksi, buku bergambar, cat air, mainan puzzle ataupun mainan lilin yang bisa dibentuk. Biarkan anak anda bermain pasir karena mampu mempertajam kreatifitas dan koordinasi gerak mereka.

• Usia tiga hingga lima tahun
Memasuki usia ini, koordinasi tangan, gerak tubuh, mata serta kemampuan bersosialisasi berkembang sangat baik. Si buah hati sudah bisa mengendarai mobil-mobilan, sepeda roda tiga, dan juga memanjat area bermain. Daya imajinasi mereka sudah berkembang dan membuatnya senang berkhayal dan berperan layaknya orang dewasa. Untuk itu, orang tua harus senantiasa memberikan contoh yang baik di depan anak-anaknya agar mereka meniru kebiasaan-kebiasaan yang baik-baik saja.

Untuk anak dengan usia lebih dari enam tahun, berikanlah mainan edukatif anak 6 tahun yang dapat mengasah kemampuannya dalam memecahkan masalah, bekerja sama, dan bersosialisasi dengan teman. Hal ini karena saat usia enam tahun, anak-anak sudah mulai mengenal lingkungan sekolah bersama dengan teman-temannya.

Demikianlah beberapa panduan membeli mainan yang aman dan tepat untuk si kecil. Bunda sebaiknya memilih mainan edukatif anak yang sesuai dengan tahap perkembangan dan usia si kecil. Mainan untuk anak usia enam bulan yang gemar akan bunyi-bunyian tentunya berbeda dengan anak dengan usia lima tahunan dimana mainan cards atau puzzle bisa diberikan untuk dapat melatih kemampuan dan memperkaya kosa kata anak. Dengan kata lain, tiap tahap usia membutuhkan jenis permainan yang berbeda untuk menstimulasi atau merangsang pertumbuhan dan perkembangannya. Semoga artikel ini bermanfaat supaya anda tidak salah membeli mainan edukasi anak terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *